Senin, 17 November 2008
Vote Kelik for President RI
Artis jadi politikus? itu mah udah biasa. Dede Yusuf jadi wakil gubernur, datar (ga seru). Eko Patrio jadi caleg, standard (udah banyak temennya). Kenapa ga sekalian artis nyalonin jadi presiden? (nah ini baru gila).Setelah gue nyari-nyari Ilham sama Wahyu (temen kuliah gue) dan ngomongin masalah ini, ternyata mereka sepakat sama gue, kalo harus ada artis yang nyalonin jadi presiden, bila perlu komedian (biar negara ini 100% jadi negara dagelan). Tanpa ragu gue bilang sama mereka, "gue pikir Kelik Pelipur Lara adalah figur yang cocok buat jadi presiden selanjutnya. Selain udah berpengalaman jadi Wapres di BBM, Kelik juga komedian jadi pas sama harapan kita".
"Bener sampeyan mas, Kelik emang orang yang cocok buat jadi presiden" kata Wahyu, "Apalagi Kelik itu kan keturunan ningrat dari Jogja, jadi bisa bersaing sama Sri Sultan Hamengku Buwono".
"Shohih ente, akhi Kelik ini malah punya dua keunggulan yang ga dipunya sama capres yang sudah banyak nongol di koran" tungkas Ilham.
"Apa aja tuh Ham?" tanya gue
"Kelik adalah orang jawa yang punya kemiripan muka sama tokoh asal Makasar, jadi Kelik ga usah takut dibilang jawa sentris kayak isu yang lagi beredar sekarang" jelas Ilham
"Ente emang mahir Ham" puji gue.
"Terus piye mas? biar Kelik ini bisa jadi presiden RI?" tanya Wahyu ke gue dengan antusias, kayaknya Wahyu serius pengen jadiin tetangganya itu presiden RI.
"Ya itu berarti kita mesti ngampanyein Kelik, biar banyak yang dukung"
"Keif (gimana caranya) ya akh?" tanya Ilham
"Kita ajak temen- temen kita buat dukung Kelik juga" jelas gue, "Bila perlu kita bikin spanduk, pamflet, dan posting di internet buat nyebarin gagasan ini".
"Emang untungnya punya presiden Kelik apaan?" tanya Ilham.
"Gue suka gaya lu" sahut gue, "Kalo Kelik jadi presiden, terus Eko Patrio jadi DPR dan wakil gubernurnya Dede Yusuf, kita ga perlu lagi nonton tipi"
"Lah dalah, piye toh mas karepe sampeyan iku?" tanya Wahyu
"Kalo mereka semua jadi pejabat berarti kita juga ikut-ikutan jadi aktor"
"Maksud ente apaan sih Bey? ane jadi ga ngerti"
"Artinya kita hidup di negara dagelan (komedi), apalagi kalo kabinetnya dari Sri Mulat, pasti lebih seru"
"Wah lek kayak gitu aku setuju mas. Entar mbak Tessy jadi menteri pemberdayaan wanita, pak Tarzan jadi menteri kehutanan, terus..."
"Terus bangsa ane jadi menteri apaan?" protes Ilham ke Wahyu
"Seperti biasa bangsa ente jadi menteri agama" jelas Wahyu
"Terus menurut lu Ham, kira-kira bangsa ente yang pas buat jabatan Menteri agama siapa?" tanya gue ke Ilham.
"Fauzi Ba'adilah" jawab Ilham enteng.
"Terus partai apa nih yang mau dukung ide kita?" tanya gue
"Partai dan eceran" jawab Ilham sama Wahyu bareng-bareng sambil ngacir dari gue.
"Woi pada mo kemana lo?"
"Kantin!"
"Terus gue gimana nih?"
"Pikirin aja sendiri, gue dah capek mikirin negara, makin ga jelas" teriak mereka dari kejahuan.
Buat temen-temen blogger yang setuju buat ngusung kelik jadi presiden RI, tolong posting tulisan ini di blog kalian. thanks
tim kampanye Kelik for President RI (KPRI)
"Bener sampeyan mas, Kelik emang orang yang cocok buat jadi presiden" kata Wahyu, "Apalagi Kelik itu kan keturunan ningrat dari Jogja, jadi bisa bersaing sama Sri Sultan Hamengku Buwono".
"Shohih ente, akhi Kelik ini malah punya dua keunggulan yang ga dipunya sama capres yang sudah banyak nongol di koran" tungkas Ilham.
"Apa aja tuh Ham?" tanya gue
"Kelik adalah orang jawa yang punya kemiripan muka sama tokoh asal Makasar, jadi Kelik ga usah takut dibilang jawa sentris kayak isu yang lagi beredar sekarang" jelas Ilham
"Ente emang mahir Ham" puji gue.
"Terus piye mas? biar Kelik ini bisa jadi presiden RI?" tanya Wahyu ke gue dengan antusias, kayaknya Wahyu serius pengen jadiin tetangganya itu presiden RI.
"Ya itu berarti kita mesti ngampanyein Kelik, biar banyak yang dukung"
"Keif (gimana caranya) ya akh?" tanya Ilham
"Kita ajak temen- temen kita buat dukung Kelik juga" jelas gue, "Bila perlu kita bikin spanduk, pamflet, dan posting di internet buat nyebarin gagasan ini".
"Emang untungnya punya presiden Kelik apaan?" tanya Ilham.
"Gue suka gaya lu" sahut gue, "Kalo Kelik jadi presiden, terus Eko Patrio jadi DPR dan wakil gubernurnya Dede Yusuf, kita ga perlu lagi nonton tipi"
"Lah dalah, piye toh mas karepe sampeyan iku?" tanya Wahyu
"Kalo mereka semua jadi pejabat berarti kita juga ikut-ikutan jadi aktor"
"Maksud ente apaan sih Bey? ane jadi ga ngerti"
"Artinya kita hidup di negara dagelan (komedi), apalagi kalo kabinetnya dari Sri Mulat, pasti lebih seru"
"Wah lek kayak gitu aku setuju mas. Entar mbak Tessy jadi menteri pemberdayaan wanita, pak Tarzan jadi menteri kehutanan, terus..."
"Terus bangsa ane jadi menteri apaan?" protes Ilham ke Wahyu
"Seperti biasa bangsa ente jadi menteri agama" jelas Wahyu
"Terus menurut lu Ham, kira-kira bangsa ente yang pas buat jabatan Menteri agama siapa?" tanya gue ke Ilham.
"Fauzi Ba'adilah" jawab Ilham enteng.
"Terus partai apa nih yang mau dukung ide kita?" tanya gue
"Partai dan eceran" jawab Ilham sama Wahyu bareng-bareng sambil ngacir dari gue.
"Woi pada mo kemana lo?"
"Kantin!"
"Terus gue gimana nih?"
"Pikirin aja sendiri, gue dah capek mikirin negara, makin ga jelas" teriak mereka dari kejahuan.
Buat temen-temen blogger yang setuju buat ngusung kelik jadi presiden RI, tolong posting tulisan ini di blog kalian. thanks
tim kampanye Kelik for President RI (KPRI)





yang jadi pertanyaan dia nanti pake konde apa kopiah??