Kamis, 16 April 2009

Monologue Setan

Gelisah
Mendengar kabar yang tak tentu
Setan semalam mampir ke kosanku
Katanya: suara-suara Tuhan dicuri

Sertifikat Negara sudah tergadai di neraka
Dalam dekap erat Iblis
Para penghianat kini berkuasa di senayan
Berselingkuh dengan Hera

"Tahukah kau kawan?" tanya Setan
Sebentar lagi Negara ini milik kami
Bangsa penghuni kegelapan
Pemelihara kezaliman

"Apa yang kau sisakan buat kami?" tanyaku
"Ruang hampa kedap suara" jawab Setan
"Dari apa kami akan makan?" protesku
"Makanlah ide kesejahteraan. Karena itu tak berguna saat kami berkuasa"

Diposting oleh cafelosophy di 20.13 |  

1 komentar:

Langganan: Posting Komentar (Atom)