Jumat, 09 Mei 2008

Tuhan

Izinkan tangan hamba mengetuk Arsy Mu

Meski berlumur dosa

Berselimut hasrat dunia

Kaulah Sang Maha Suci

Leburkan aku dalam cawanMu

Bercumbu dalam hening nurani

Lewat getaran kosmos

Izinkan hamba bicara

Mengakui segala salah

Setelah 24 malam tertidur

Resah hamba tak tertahan

Kerinduan mengalirkan air mata

Membasuh sombong yang berkuasa

Bekukan rasio hamba yang binal

Duhai hati yang resah

Kekasih yang kau tunggu kini tiba

Ucapkan salam padanya

Wahai aliran nafas

Kita telah sampai samudera

Diposting oleh cafelosophy di 16.29 |  

0 komentar:

Langganan: Posting Komentar (Atom)