Minggu, 03 Mei 2009
Pembunuh Organik
Setelah lama ga nulis kelakuan "gila" temen2 kosan, kayaknya ada yang kurang dari blog gue. Makana, sekarang gue mo nulis lagi tentang gue + temen2 kosan. Perlu diinget, kita bukan sekelompok kecil manusia yang pshyco, sarap, edan ato apalah. Kita juga ga sesinting aktor di pilem komedi dalam negeri yang punya kelakuan menyimpang, kayak punya hobi ternak kecoak, bisa ngobrol sama anjing, ato malah makan kecoak mentah. Meskipun kita suka bertingkah konyol, itu ga berarti kita gila. Inget pepatah yang bilang "antara jenius dan gila itu bedanya tipis". Jadi selain lu pade bisa pitnah kita gila, lu juga ga haram kok kalo bilang kita jenius. (hehehe)Ngomong-ngomong jenius. Manusia paling jenius di kosan adalah Ieday. Kalo lu tanya kenapa? gue jawab: karena Ieday suka baca koran dan buku. Selain suka baca berita olahraga dan politik, doi juga suka baca artikel tentang kesehatan. Makanya jangan heran doi sangat konsen sama isu2 yang ada kaitannya sama kesehatan. Terutama tentang pemakaian pestisida. (hmm...)
Gue masih inget waktu Ieday ngasih petuah saat gue mo gabung sama doi di kosan yg sekarang. "Perarturan pertama, anggota kosan dilarang keras memakai obat nyamuk jenis apapun" kata Ieday tegas di depan gue, monhox dan edot.
"Emang kenapa Day?" tanya gue.
"Karena obat nyamuk mengandung racun"
"Nah loh, kenapa obat nyamuk yang mengandung, kita yang repot?" tanya Edot.
"Bener tuh Day, kalo obat nyamuk mengandung racun, berarti yang mestinya bertanggung jawab ya... Racun!" tambah gue, "kan racun yang bikin obat nyamuk hamil."
"Setuju gue Broth" sahut Monhox.
"Dasar maneh tiluan Bloon"
"Maksudnya?"
"Maksudnya... obat nyamuk itu ada racunnya, kalo lu pade make obat nyamuk, ga cuman nyamuk yang bisa mampus, lu pade juga bisa koit" jelas Ieday.
"Astaghfirullah hal adzim..."
"Terus gimana donk solusinya biar kita ga dibuat prasmanan sama nyamuk2 nakal?" tanya gue ke Ieday.
"Kita bakalan pake cara alamiah, tradisionil, efektif, sekaligus sehat. Cara ini udah turun temurun mulai dari nabi Adam" jawab Ieday.
"Apaan tuh Broth?"kali ini giliran Monhox yang nanya.
"Tepok aja"
"Manual donk!"
bersambung dulu ya gue mo belajar dulu (jiaaaaaaaaaaaaaaaaah)
Gue masih inget waktu Ieday ngasih petuah saat gue mo gabung sama doi di kosan yg sekarang. "Perarturan pertama, anggota kosan dilarang keras memakai obat nyamuk jenis apapun" kata Ieday tegas di depan gue, monhox dan edot.
"Emang kenapa Day?" tanya gue.
"Karena obat nyamuk mengandung racun"
"Nah loh, kenapa obat nyamuk yang mengandung, kita yang repot?" tanya Edot.
"Bener tuh Day, kalo obat nyamuk mengandung racun, berarti yang mestinya bertanggung jawab ya... Racun!" tambah gue, "kan racun yang bikin obat nyamuk hamil."
"Setuju gue Broth" sahut Monhox.
"Dasar maneh tiluan Bloon"
"Maksudnya?"
"Maksudnya... obat nyamuk itu ada racunnya, kalo lu pade make obat nyamuk, ga cuman nyamuk yang bisa mampus, lu pade juga bisa koit" jelas Ieday.
"Astaghfirullah hal adzim..."
"Terus gimana donk solusinya biar kita ga dibuat prasmanan sama nyamuk2 nakal?" tanya gue ke Ieday.
"Kita bakalan pake cara alamiah, tradisionil, efektif, sekaligus sehat. Cara ini udah turun temurun mulai dari nabi Adam" jawab Ieday.
"Apaan tuh Broth?"kali ini giliran Monhox yang nanya.
"Tepok aja"
"Manual donk!"
bersambung dulu ya gue mo belajar dulu (jiaaaaaaaaaaaaaaaaah)
0 komentar:
Posting Komentar




